Masalah Dengan Kalender Ummul Qura

Sebenarnya hingga tahun 2004, kalender Ummul Qura bersesuaian dengan perhitungan Astronomi. Akan tetapi setelah tahun tersebut, mereka merubah metode perhitungan awal bulan dengan menggunakan Imkanul Rukyat. Akibat penggunaan kalendar tersebut, bulan-bulan yang seharusnya memiliki hari 29 bisa berubah menjadi 30. Begitu juga bulan yang memiliki hari 30 bisa berubah ke 29. Contohnya adalah bulan Ramadhan 1433H. Menurut kalender astronomi, bulan Ramadhan 1433 sepatutnya berjumlah 29, tapi menurut kalender Ummul Qura berubah menjadi 30 hari. Continue reading

Advertisements