Benarkah Terjadi Pergeseran Pengertian Dari Sunnah ke Hadith?

Nurcholish Madjid menuduh telah terjadi pergeseran pengertian sunnah ke hadist dalam tulisannya yang berjudul “PERGESERAN PENGERTIAN “SUNNAH” KE “HADITS”. Kesimpulan yang saya baca dari artikel tersebut adalah:

  1. Jika seseorang menyebut “sunnah” maka dengan sendirinya akan terbayang padanya sejumlah kitab koleksi sabda Nabi. Inilah sikap yang hendak dikritisi oleh Nurcholis Madjid.
  2. Sunnah lebih luas daripada hadits, termasuk yang sahih. Berarti, sunnah tidak terbatas hanya pada hadits.
  3. Jadi sunnah Nabi, khususnya segi-segi yang dinamik dan mendasar, dapat lebih banyak diketahui dari Kitab Suci daripada kumpulan kitab hadits. Sedangkan dari kitab-kitab hadist dikatakan hanya bersifat adhoc yang terkait dengan ruang dan waktu.
  4. Jika sunnah merupakan keseluruhan perilaku Nabi, maka kita dapat mengetahui dari sumber-sumber yang selama ini tidak dimasukkan sebagai hadits, seperti kitab-kitab sirah atau biografi Nabi.
  5. Berdasarkan sabda Nabi tentang Kitab dan sunnah di atas, pada prinsipnya sikap ingkar pada sunnah tidak dapat dibenarkan. Tapi ingkarus hadist boleh-boleh saja.

Jawaban Saya

Jawaban 1:

Pemilik sunnah, Muhammad Salalallahualaihiwassalam, sudah lama meninggal dunia. Setelah baginda wafat maka sunnah itu diwariskan kepada para sahabat radiallahuanhum (semoga Allah meredhai mereka). Kemudian sunnah itu diturunkan kepada anak-anak mereka, sehinggalah akhirnya ia dibukukan dan disimpan di dalam naskah-naskah tulisan para ulama hadis di dalam kitab-kitab hadis mereka.

Sunnah kekal hingga ke hari ini di dalam naskah-naskah buku para ulama hadis yang gigih mengumpulkannya. Namun kewujudan sunnah tidak lebih dari sekedar tulisan-tulisan bahasa arab yang memerlukan seorang fakih, seorang ulama, seorang yang alim dengan ilmu-ilmu islam untuk membacanya, memahaminya, mengajarkannya kepada orang ramai, dan mengeluarkan hukum-hukum yang terdapat di dalamnya.

Seseorang bisa menghasilkan sebuah hukum atau pendapat berdasarkan hadis-hadis tersebut, namun dia tidak bisa menyatakan bahwa tafsirannya menduduki status sunnah yang wajib diikuti oleh orang ramai, sebelum pendapat tersebut menjadi ijmak para ulama dan dianggap mutlak untuk diikuti.

Jadi sunnah adalah hadis-hadis yang berupa perbuatan, percakapan, sifat dan perihal Nabi serta apa-apa yang datang dari nabi salallahualaihiwassalam.

Jawaban 3:

Sholat adalah sunnah nabi yang sangat mendasar, tapi tidak terdapat tata cara sholat yang lengkap dalam al-Qur’an. Tata cara sholat yang lengkap hanya terdapat dalam hadis-hadis Nabi saw. Kalau tidak percaya dengan hadis-hadis Nabi, terus bagaimana cara mereka sholat? Sunnah nabi tidak hanya terbatas kepada akhlaq prilaku Nabi seperti yang disebut oleh Nurkholis, tapi lebih dari itu.

Jawaban 4:

Kitab-kitab sejarah Islam tidak ditulis mengikuti metodologi hadis yang sangat ketat. Ulama-ulama hadis memiliki metologi dan alat untuk menyaring hadis-hadis. Hal yang sama tidak dapat ditemui pada kisah-kisah sejarah. Banyak cerita yang tidak ada asal-usulnya dalam kitab sejarah, sehingga kitab sejarah tidak dapat digunakan sebagai bagian dari sunnah.

Jawaban 2 dan 5:

Sunnah dikatakan lebih luas dari hadis, karena prilaku Nabi dalam al-Quran disebut sunnah juga dan fakta-fakta dalam kitab sejarah juga dianggap sunnah, maka boleh-boleh saja orang ingkar kepada sebagian atau keseluruhan hadis. Tapi tidak boleh ingkar kepada sunnah. Lihat betapa liciknya logika Nurcholis untuk menyesatkan umat Islam. Jadi secara implisit, Nurcholis Majid tidak menentang orang untuk menjadi ingkarus hadis.

Kesimpulan Yang Di dapat

Kesimpulannya Nurcholis Madjid mendefinisikan pengertian sunnah yang lain (prilaku Nabi dalam al-Qur’an dan kitab-kitab sejarah), sehingga orang tidak merasa berdosa menjadi ingkarus hadist. Karena ingkarus hadist tidak sama dengan ingkarus sunnah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s