Nurcholish Madjid menuduh telah terjadi pergeseran pengertian sunnah ke hadist dalam tulisannya yang berjudul “PERGESERAN PENGERTIAN “SUNNAH” KE “HADITS”. Kesimpulan yang saya baca dari artikel tersebut adalah: Continue reading
Monthly Archives: July 2012
Bolehkah Umat Islam mengucapkan Rest in Peace?
Ketika Steve Jobs mantan CEO Apple meninggal, orang-orang pada sibuk mengisi status FB-nya dengan kata-kata seperti “RIP Steve Jobs”. Sayangnya umat Islam ikut-ikutan dengan trend ini yang kemungkinan besar tidak tahu dengan apa yang dilakukannya. Bahkan seorang musisi Islam terkenal sampai mengeluarkan status tersebut di FB-nya.
Dari Muslimah UIA- Palestin VS Iraq
“ Ya Syakira, kami ini orang Arab. Dari tanah Arab. Kami tahu hal yang sebenarnya terjadi.”, jelas Ameerah.
Aku menarik nafas dan menghela perlahan.
Ameerah ialah sahabat yang aku kenal di bumi UIA ini pada bulan Ramadhan tahun lepas. Ada beberapa peristiwa menjurus kepada perkenalan kami di masjid. Dia merupakan pelajar Master dalam jurusan Undang-undang.
Continue reading
Tragedi Kiyai Liberal, Akhir Hayatnya Memilukan
“Apa!? kamu hamil?!” Pak tua itu terbelalak mendengar pengakuan putri bungsu yang dicintainya. Dia langsung berdiri dan memburu ke arah sang putri, mengangkat tangannya tinggi-tinggi, siap mendaratkan tamparannya, tapi…
“Jangan Paa… sabaar..!” istrinya menjerit sambil berusaha menghalangi dengan memeluk erat tubuh gadis kesayangannya. Sang bapak pun mengurungkan niatnya, tapi nampak jelas kemarahan dan kekecewaan luar biasa menguasai dirinya. Tubuhnya bergetar, matanya merah melotot, menatap tajam ke arah putrinya.
Apa Arti Kata Islam?

Usia Jack sudah melewati awal 20-an. Walaupun dia berasal dari keluarga Katholik, namun Jack sudah menghapuskan kata Tuhan dari kepalanya. Setiap akhir pekan dia menghibur dirinya dengan menghadiri berbagai macam pesta yang diadakan oleh teman-teman kuliahnya. Pesta itu selalu berakhir dengan acara mabuk-mabukan, bahkan ada juga yang berakhir dengan seks bebas.
Continue reading
Bagaimana Nasib Penganut Syi’ah?

Syiah di depan photo Khomeini
Jika yang dimaksudkan adalah kedudukan Mazhab Syi’ah di sisi Mazhab Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah, maka Mazhab Syi’ah berada di luar Mazhab Ahl al-Sunnah. Walaupun begitu pengikut Mazhab Syi’ah terbagi kepada 3 kategori:
Pertama adalah mereka yang ikhlas dan jujur di dalam beragama. Akan tetapi kerana sebab-sebab yang tidak disengaja, maka tidak sampai kepada mereka ajaran Islam yang sebenarnya, melainkan ajaran yang diikuti secara turun temurun. Mereka ini seperti orang yang duduk di pedalaman, tidak tahu membaca, menulis dan sebagainya. Bagi kategori ini kita serahkan kepada Allah hukumnya, di waktu yang sama perlu disampaikan dakwah yang hak kepada mereka.
Percaya Semua Agama Benar, Menjadi Murtad?
Mungkin ada yang salah paham ketika saya mengatakan bahwa percaya semua agama benar bisa membatalkan syahadah alias murtad. Barangkali ada yang naik darah juga karena dianggap murtad. Bukan salah mereka juga sih, kalau mereka salah paham mengenai isu murtad ini. Sumber kesalahpahaman adalah karena ketidakmampuan untuk membedakan antara mengkafirkan perbuatannya atau mengkafirkan pembuatnya. Ah masak iya? Sama saja kelihatannya.
Tauhid Rububiyyah
Apa maksud tauhid rububiyyah? Maksudnya hanya Allah sajalah yang berkuasa untuk menciptakan alam semesta dan mengaturnya. Ini termasuk kekuasaan Allah untuk mematikan dan menghidupkan makhluknya, memuliakan dan menghinakan anak Adam, serta mengangkat dan menurunkan seseorang dari kekuasaannya. Dia juga yang memberikan perlindungan dan keamanan kepada siapa saja yang dikehendakinya. Juga tugas Allah untuk memberi rezeki kepada seluruh makhluknya.
Syiah dan Sahabat Rasulullah S.A.W.

Imam 12
Mengapa kita sebagai Ahlus Sunnah Wal Jamaah menerima sahabat? Karena generasi awal Islam bermula dari mereka. Merekalah yang memperjuangkan dakwah Islam dan berkorban untuknya. Merekalah pembantu-pembantu Nabi s.a.w. Malah mereka telah ditarbiah secara langsung dari Baginda s.a.w. Tanpa mereka Islam tidak akan tersebar ke seluruh penjuru dunia. Islam yang kita anuti sekarang ini diterima dari mereka. Al’Quran dan al-Sunnah yang menjadi sumber rujukan tertinggi Islam juga diterima melalui jalur mereka. Ada di antara mereka penghapal Al’Quran, ahli tafsir, dan penulis wahyu. Mereka mengutip setiap sabda Rasulullah s.a.w. apakah itu melalui tulisan atau hafalan. Oleh karena itu, menolak para sahabat berarti menolak al-Quran dan al-Sunnah, bahkan sebenarnya menolak Islam itu sendiri.
Continue reading
Tauhid Tiga
Pembagian tauhid kepada tiga bagian itu bukan bid’ah karena isinya itu semua ada dalam Al’Quran dan Hadist. Pembagian itu ditujukan untuk memudahkan orang mempelajari dan memahami tauhid dalam Islam. Ini sama saja dengan pembagian-pembagian yang ada di dalam ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu fiqh, dll. Kalau mengikuti manhaj salaf, memang tauhid itu bisa dibagi kedalam tiga bagian:
Continue reading

