Soal Sesat, Benarkah Hanya Tuhan yang Tahu?

sesat

Hidayatullah.com–“Siapa yang punya otoritas untuk menilai sesat, siapa yang yang tahu faham ini sesat atau tidak, tiada yang berhak untuk menilai sesat kecuali Tuhan“. Kalimat-kalimat seperti ini akhir-akhir ini sering kita dengar, baik di televisi atau di media tulis, diungkapkan oleh orang yang menolak penilaian suatu faham tertentu, seperti Ahmadiyah, Lia Aminudin, dan lainnya sebagai faham yang sesat. Menurut mereka, yang mengetahui sesat atau tidak hanyalah Tuhan. Di antara mereka ada yang mencoba menukil sebuah ayat dari Al-Quran: “Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang dapat petunjuk.” (QS An-Nahl:125)

Continue reading

Penghacuran Patung di Purwakarta

Penghancuran patung di Purwakarta

Saya teringat dengan sebuah kejadian beberapa tahun yang lalu di Melbourne, Australia. Pihak kotamadya Melbourne berencana mendirikan sebuah patung tepat di persimpangan jalan menuju mesjid IMCV di Melbourne. Tentu saja pihak mesjid tidak tinggal diam. Mereka memprotes rencana pendirian patung ini. Sudah bisa dipastikan bahwa pihak kotamadya Melbourne menolak keberatan ini dan tetap melanjutkan pendirian patung tersebut. Bagi orang yang tidak memahami aqidah Islam dengan baik, mereka pasti menganggap pihak mesjid IMCV adalah pihak yang  ekstrim.  Padahal apa yang mereka protes adalah apa yang seharusnya seorang muslim bereaksi ketika melihat sebuah patung didirikan.
Continue reading

Memahami Tawassul

kitab_hadist

Tawassul adalah mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub) dengan mengerjakan perkara-perkara yang disukai Allah agar do’a kita cepat dikabulkan. Tawassul termasuk dalam kategori ibadah, jadi tidak boleh dibuat-buat. Di sinilah masalah banyak terjadi, karena kebanyakan orang tidak memiliki ilmu mengenai tawassul. Akibatnya sering terjadi pertentangan antara umat Islam mengenai salah satu jenis tawassul yang akan kita bahas tidak lama lagi.
Continue reading

Mengenal Konsep Takdir

takdir

Walaupun masalah takdir masuk ke dalam aqidah, ternyata banyak juga yang tidak memahaminya dengan benar. Biasa kita dengar uangkapan seperti ini: “Memang sudah takdirku untuk menjadi miskin seumur hidup” atau “Sudah takdir dia untuk bunuh diri” atau lebih parah lagi “Aku beragama Kristen, karena takdir jualah”, dan masih banyak contoh lain yang membuat kita geleng-geleng kepala karena mereka menyalahkan takdir kalau mereka gagal atau malas berbuat sesuatu. Jadi pada umumnya umat Islam dalam masalah qadar terpecah ke dalam tiga golongan:

Continue reading

Sejarah Tasawuf

Persoalan mengenai Tasawwuf sering kali menjadi topik pembicaraab golongan yang prihatin terhadap pengamalan agama dalam kehidupannya. Ada pihak yang mendukung dan memperjuangkannya bahkan meletakkan ia sebagai salah satu dari sendi agama ini. Ada juga pihak yang menanyakan keaslian ajarannya. Apakah is benar-benar Islamik  ataukah ia hanya hasil penyerapan budaya dan isme-isme asing ke dalam umat Islam?

Continue reading

Tasawuf – Hikmah dan Penyimpangannya

Awalnya para sufi pertama berkomitmen pada Qur’an dan Sunnah. Namun, selanjutnya, tasawuf dipenuhi filsafat yang memuat paham-paham asing dalam dunia Islam. Generasi awal yang terdiri dari para sahabat dan tabi’in menerima dan mengajarkan Islam secara utuh, seimbang, mendalam dan komprehensif. Mereka tidak menonjolkan salah satu bidang, sementara bidang yang lain dilupakan. Ketika mereka memperhatikan aspek batiniyah, mereka tidak melupakan aspek lahiriyah. Ketika mereka mengejar urusan ukhrawi, mereka tidak melalaikan urusan duniawi. Pendek kata, mereka memberi perhatian terhadap akal, ruh, dan jasad secara menyeluruh dan seimbang.

Continue reading

10 Perkara Yang Membatalkan Syahadah

Pintu masuk kepada Islam adalah aqidah. Kesalahan dalam memahami aqidah menyebabkan seseorang salah dalam memahami hakikat ajaran Islam. Adalah sebuah kekeliruan apabila masyarakat mencoba memahami Islam dari sudut-sudut selain aqidah, seperti melalui fiqah, tasawuf, ekonomi, atau politik, tanpa memahami aqidah terlebih dahulu.

Continue reading

Aqidah Asy’ariyah

Paham Asy’ari atau Aqidah Asy’ariyah, adalah sebuah sistem tauhid yang disusun oleh Abu al-Hasan al-Asy’ari. Nama lengkap beliau adalah Abul Hasan Ali bin Ismail. Beliau adalah keturunan kesekian dari sahabat nabi yang agung, Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu. Beliau lahir di kota Bashrah pada tahun 270 hijriyah.

Continue reading

By iemasen Posted in Aqidah

Non-muslim Masuk Neraka, Kecuali …

Ada orang-orang yang berpendapat bahwa non-muslim pada zaman ini juga berkesempatan untuk masuk Surga. Mereka berdalil dengan ayat di bawah ini:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan ash-Shabi-iin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 62).

Continue reading

By iemasen Posted in Aqidah

Hukum Peusijuek alias Tepung Tawar

“Eh tau nggak kalau di radio Baiturrahman pada hari tertentu ada ceramah ustadz Polan. Bagus kali ceramahnya,” kak Putri (bukan nama sebenarnya) memulai percakapan.

“Oh ya, ceramah apa?” aku bertanya dengan antusias.

“Macam-macam lah, minggu kemaren utadz itu ceramah mengenai tata cara peusijuek yang betul,” jelasnya lagi.

Aku mulai mengerutkan dahiku? Hah, peusijuek pun ada tata cara pelaksanaannya menurut agama?

Continue reading